Sabtu, 11 Juli 2020

Manajemen Keuangan


Bagi yang masih muda sangat penting sekali untuk belajar management keuangan. Paling tidak belajar untuk management keuangan pribadi kita. Tidak hanya gaji sebulan habis sebulan dan begitu seterusnya. Hal yang bisa membantu kita disaat pendapatan kita tidak begitu besar adalah belajar untuk berinvestasi atau memutar uang sehingga menghasilkan beberapa pendapatan lagi, dan juga tabungan itu sangat penting. Ayo, belajar manajemen keuangan kamu dengan bijaksana. Salah satu contoh yang bisa membantu kamu untuk memutar uang adalah berjualan. Kamu bisa berjualan product yang menarik di daerah kamu dan bisa dijual online di Shopee ataupun Tokopedia atau mungkin aplikasi belanja lainnya. Banyak juga usaha-usaha yang bisa berkolaborasi bersama yang bisa kamu temukan di Instagram. Berpikir kreatif dan melihat peluang. Selanjutnya tabung lah beberapa persen dari pendapatan kamu. Tabungan ini adalah hal yang sangat penting yang akan membantu kamu dimasa depan nanti. Jika kamu mempunyai penghasilan yang lebih dimasa muda mu, gunakan lah asuransi asset yang bisa membantu masa depan kamu nanti.  Asuransi asset selama 5 tahun yang dapat membantu di masa depan.
Hal yang perlu kamu harus perhatikan di manajemen keuangan saat kamu muda adalah: belanja lah hal yang penting yang kamu butuhkan bukan apa yang kamu inginkan dan berfoya-foya dengan teman-teman.
Di dalam management keuangan pasti ada pasang dan surut, begitu pun dengan perusahaan kecil bahkan di perusahaan besar. Untuk itu pentingnya management keuangan ini untuk membantu kamu untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan keuangan pribadi mu.
Ingat juga untuk dapat berbagi kepada orang yang membutuhkan.


And God will generously provide all you need. Then you will always have everything you need and plenty left over to share with others.

Love, Natalya Wilsan

Accept and move on




Kita semua pernah melakukan kesalahan. Kesalahan yang kecil atau mungkin sampai kesalahan yang besar. Salah memilih jurusan, salah memilih partner bisnis, atau kesalahan yang lainnya.
Penyesalan akan membantu kita untuk lebih berhati-hati lagi dalam bertindak disaat mendatang. Disaat penyesalan datang dan kesedihan pun melingkupi kita. Hal yang dapat membantu kita disaat keterpurukan tersebut adalah “accept and move on” menerima kesalahan kita bahwa “iya, aku berbuat salah” dan “bangkit melangkah maju.”
Saat ini bagi yang membaca ini, bersemangat lah! Semua orang pernah melakukan kesalahan tetapi yang berbeda adalah apakah kamu bisa bangkit disaat kamu merasa bersalah. Lakukanlah sesuatu dan berusahalah untuk bangkit dan melangkah maju!

Love, Natalya Wilsan

When people say things about you




Disaat orang-orang di sekelilingmu mengatakan hal-hal yang buruk tentang kamu.
Apakah kamu akan menerimanya dan membenarkannya bahwa itu benar kamu atau “stand up and say NO! That is not me” TIDAK! itu bukan aku.
Seringkali kita mendengarkan apa yang orang perkatakan tentang kita dan bahkan secara tidak sadar membenarkan bahwa itu benar kita.
Seperti contoh: teman kamu mengatakan kepada kamu “kamu itu mood mood-tan”
Dan respon kamu saat itu “Oh, iya mungkin aku mood mood-tan” atau kamu hanya diam saja dan tidak merespon sama sekali. Ternyata sikap kita ini sangat berbahaya, karena secara tidak sadar perkataan teman ini melekat di memori dan mempengaruhi tingkah laku kita sehingga reaksi yang ditangkap otak kita secara tidak sadar mempengaruhi tindakan kita.
Mulai sekarang jika seseorang mengatakan yang buruk tentang kamu secara langsung di depanmu, hal yang kamu lakukan adalah “MENOLAK” bahwa itu tidak benar.
Seperti contoh lagi: “kamu bodoh, tidak mungkin kamu bisa”
Sikap kamu: Tidak, aku tidak bodoh, aku pasti bisa”
Penolakan kamu tersebut akan mempengaruhi tindakanmu sehingga penolakan tersebut akan memotivasi kamu untuk berubah dan melakukan yang terbaik yang kamu bisa. Dan yakin kamu pasti bisa untuk melawan perkataan negative mereka tentang kamu.

Bersemangatlah dan perkatakan hal yang baik kepada dirimu.

Love, Natalya Wilsan

Minggu, 13 Oktober 2019

Kekecewaan


Kekecewaan

Pernahkah kamu merasakan kekecewaan? Saya yakin semua orang dimuka bumi ini pernah mengalami kekecewaan. Itu juga terjadi pada saya saat beberapa tahun silam.

Saat itu dimana saya merasakan kekecewaan yang sangat menyakitkan hati saya. Kekecewaan yang saya rasakan adalah saat orang lain mencuri ide bisnis saya. Rasanya sangat menyakitkan. Dan saya hanya menangis. Tetapi setelah beberapa hari saya diberikan pengertian bahwa sebenarnya “Melalui orang tersebut impian saya terwujud.” Dan artinya saya menginpirasi orang tersebut untuk melakukan hal yang sama.

Sekarang saya menyadari bahwa segala sesuatu ada waktunya. Mungkin saat itu bukan waktu saya untuk melakukan hal tersebut dengan segala kesibukan yang ada dan memang orang tersebutlah yang tepat untuk melakukan ide tersebut. Sekarang saya tidak lagi berpikir “mereka mencuri ide saya” tetapi “saya menginspirasi mereka.”

Adalah suatu kebahagiaan jikalau ada orang disekitar kita bisa berhasil dan bisa maju dalam hal bisnis dan financial. Saya senang sekarang untuk bisa berbagi pengalaman bahkan membagikan ide-ide kepada orang sekitar saya atau bahkan kepada orang yang tidak terlalu dekatpun.

Bisnis yang saya jalankan sekarang sudah berkembang, semua karena pertolongan dan kemurahan Tuhan yang sangat luarbiasa. Waktu itu saya sangat kecewa tetapi sekarang saya mengerti bahwa waktu Tuhan selalu yang terbaik (KAIROS).

Jika kamu sedang mengalami kekecewaan seperti apa yang pernah saya alami sebelumnya. Sekarang ini dan saat ini kamu belum mengerti mengapa hal tersebut bisa terjadi tetapi dengan berjalannya waktu, kamu akan mengerti. Proses kehidupan ini membuat kita menjadi pribadi yang dimurnikan.

Tetaplah semangat dan kalau kamu mau berbagi pengalaman mu silahkan komen ya J


Kamis, 01 November 2018

Woman in Paradise - Natalya Wilsan




Buku pertama saya Woman in Paradise sekarang bisa sudah tersedia di Ebooks Gramedia, buku motivaton untuk remaja, wanita muda, dan Ibu-Ibu muda. Untuk memesan buku saya caranya mudah klik link ini : https://ebooks.gramedia.com/search?s=Woman+in+paradise

Senin, 22 Oktober 2018

Belajar Dua Minggu di Seoul Korea Selatan

Belajar Dua Minggu di Seoul Korea Selatan

Kesempatan dan anugerah yang sangat besar untuk bisa belajar di Korea selama dua minggu. Tuhan sangat baik dan selalu setia menjawab setiap doa-doa umat.

Banyak hal yang saya dapat pelajari di Seoul Korea. Diantaranya sebagai berikut :

1. Dilihat dari tata cara kenegaraan, Korea Selatan adalah negara yang maju. Setiap daerah yang saya kunjungi, area dan pasar traditional juga sangat bersih. Teknologi sangat maju, alat transportasi yang memadai. Yang paling saya suka adalah proses atau tata cara pembuangan sampah. Masyarakat di Korea membagi sampah mereka menjadi tiga bagian, sampah makanan, plastik, dan kertas. Menurut saya dengan membagi sampah seperti itu akan membantu para pekerja pembersihan agar pekerjaan yang dilakukan lebih ringan.

Sampah-sampah kertas akan di daur ulang kembali dan di supermarket besar di Mall menyediakan kardus-kardus bekas untuk pelanggan sehingga yang berbelanja banyak akan menggunakan kardus tersebut dan membungkusnya untuk dibawa pulang. Yang sangat menarik adalah tempat recycle yang disediakan dari masyarakat untuk masyarakat. Rindu juga ditempat saya melakukan hal yang sama seperti ini dan bisa dimulai dari rumah saya, sekolah, lingkungan banjar/rt/rw dan sehingga seluruh masyarakat dapat membagi sampah rumah/produksi mereka.

2. Self Service, kalau kita pergi ke restaurant-restaurant sudah hampir banyak yang melakukan self service ini, menarik juga ya.

3. Kunci Pintu, di apartemen yang saya diami menggunakan kunci pintu digital jadi cuma pencet pin aja lalu enter dan pintu terbuka,seperti yang ada di film drama Korea.

4. Kalau masyarakat disini sepertinya make up itu wajib baik untuk wanita atau pun laki-laki. Saya banyak berpapasan dengan laki-laki Korea dan muka mereka sangat terawat bahkan alis pun terbentuk. Beberapa laki -laki menggunakan lips balm juga karena memang saat cuaca dingin membuat bibir kering, jadi menurut saya masih wajar saja.

5. Dari segi pendidikan sangat bagus karena dari sekolah Pre-school dan Kindergarten anak-anak di didik untuk mandiri. Guru-guru lebih menekankan Critical Thinking dan tidak heran ya kalau Korea bisa menciptakan suatu technologi juga. Karena memang sejak dini sudah diajarkan untuk menciptakan, luar biasa ya. Kalau kita biasa cenderung takut anak kita cedera sehingga banyak sekali larangan untuk anak-anak kita.

Dan jika anak jatuh dan terluka yang disalahkan guru yang kurang perhatian, kebanyakan yang seperti itu ya supaya hal tersebut bisa berkurang. Alangkah lebih baik jika anak melakukan kesalahan itu adalah suatu pelajaran yang untuk anak untuk lebih berhati-hati lagi kedepan nya. Orang dewasa juga seperti itu tetapi jatuh yang dialami tidak jatuh seperti yang dialami oleh anak usia dini. Jika kita terluka dan terjatuh itu adalah suatu pelajaran kehidupan untuk kita untuk lebih berhati-hati lagi untuk kedepan nya.



















Travel alone to Ho Chi Minh City Vietnam - Travel sendiri ke Ho Chi Minh City Vietnam

Travel alone to Ho Chi Minh City Vietnam - Travel sendiri ke Ho Chi Minh City Vietnam


Hello semua para pembaca setia yang membaca tulisan saya. Kali ini saya lanjtu menulis perjalanan saya ke Ho Chi Minh City Vietnam. Sebelum kamu berencana berpergian kau harus membuat tujuan mu seperti saya tujun saya berlibur ke Ho Chi Minh untuk bertemu dengan teman saya.

Masih ingat kisah saya di Bangkok yang dimana ATM Card saya nyangkut di mesin ATM. Nah beberapa hari setelah itu saya harus terbang ke Ho Chi Minh dengan budget yang limit. Jadi saya mengatur setiap kebutuhan kehidupan selama satu minggu di HCM City, dari biaya taksi, sim card, biaya makan sehari-hari. Pengalaman pertama keluar negri sendiri ini membuat saya belajar banyak hal yang dimana kedepan harus lebih hati-hati dan supaya pengalamn saya ini juga dapat membantu anak-anak muda yag mau berpergian sendiri.

Sesampai di airport saya membeli sim card dan harganya tidak terlalu mahal. Saya juga menukar uang Bath saya ke mata Uang Dong dan beberapa saya tukar ke dolar karena banyak penduduknya menggunakan dolar untuk proses pembayaran juga. Saya sudah memesan hotel yang dekat dengan pantai di Vietnam dan sayangnya hotel yang sudah saya booking terletak sangat jauh dari HCM City saat itu menggunakan taksi menghabskan biaya sekitar $800 jadi saya cancel hotel saya karena memang berat di transportasi. Innilah yang perlu diperhatikan jika kamu memesan hotel on line pastikan alamat hotel sesuai dengan target wisata mu. 

Saya segera meninformasikan teman saya yang adalah Vietnamese, teman saya ini membantu saya untuk memesan tempat tinggal yang dekat kota. Nama hostelnya adalah "Domino" tempatnya sangat bagus dan penjaga hostel juga sangat ramah. Disini saya mendapatkan amar yang sangat nyaman dan amar mandi yang jug sangat nyaman,sabun, shampoo, conditioner sudah ada lengkap jadi tidak perlu membeli peralatan mandi lagi. Bagusnya juga kalau kita laundry di hostel itu tidak menguluarkan biaya sama sekali alias gratis. Saya bermalam satu malam dan mencari tempat lain yang lebih murah dan jug nyaman dan aman bagi saya yang travel senidiri di negara ini.

Oya hampir lupa cerita kalau waktu saya di airport mencari taxi. Kalau kamau mau travel ke HCM hati-hati milih taxi karena sopir taxi yang saya temuai di airport tidak jujur dan sopirnya mengambil semua uang saya di dompet saya. Waktu itu saya sangat marah sekali dan meminta dia untuk mengembalikan uang saya. Tuhan sangat baik kepada umat-NYA yag mengasihi-NYa, tiba-tiba sopir tersebut mengmbalikan semua uang saya dan saya minta dia untuk putar balik lagi ke parkiran airport karena saya merasa sudah ditipu. Sejak itu kalau saya jalan-jalan sendiri di jalan saya sangat berhati-hati berbincang kepada orang-orang lokal disana.

Nah singkat cerita setelah sama bermalam di Domino saya pindah ke Backpackers area dan tempatnya sangat bagus,tidak berisik, dan sudah termasuk sarapan. Namanya "Himalaya Phoenix Saigon Hostel" District 1. Nah tempat sangat bagus di pusat perkotaan dn banyak anak-anak muda mancanegara juga ada disana. Kalau kamu mau mempunyai teman-teman baru saat sarapan berburlah dan berbincang-bincang dengan yang lain. Saya bertemu dengan banyak anak-anak muda yang berpotensi disini.  Puji Tuhan, ditempat ini saya seperti menemukan keluarga yang baru. Teman-teman yang baru yang sangat sangat memperhatikan saya, kami saling membantu satu sama lain.

Catatan : Sebelum kamu mau travel, pastikan kamu mencari tau terlebih dahulu tempat yang kamu ingin kunjungi sehingga kamu akan lebih berhati-hati lagi.

Teman wisata di Vietnam sangat banyak daerah yang sangat indah dan menawan. Kalau di HCM nya sendiri kantor post adalah saah satu wilayah wisata dan begitu juga sengan gereja-gereja disana. Saat Taun baru saya mengikuti Trip ke Mekong Delta, saya belajar di Coconut Factory disana, dan juga peternakan bee dan "Bee Pollen"(Sari madu bunga)














Rabu, 17 Oktober 2018

Berlibur Ke Bangkok - Solo Trip

Senang sekali bisa kembali lagi menulis di blog saya. Kali ini saya ingin berbagi pegalaman saya berlibur ke Bangkok sendiri. Awalnya hal ini saya lakukan untuk memberikan hadiah ulang tahun untuk diri saya, yang juga sudah masuk kepala tiga. Supaya pengalaman saya ini bisa membantu para traveler muda ya.

Saya membeli tiket pesawat Bali - Bangkok dengan Trevaloka karena menurut saya sangat mudah sekali menggunakan aplikasi Traveloka ini. Penerbangan yang saya ambil saat itu adalah penerbangan tengah malam. Ini pertama kalinya menganbil penerbangan tengah malam. Pengalaman tersebut sangat mengesankan karena tidak banyak orang-orang yang berbincang karena memang semua pada tidur :). Mendarat di Bangkok dengan selamat jam 4 subuh. Sembari menunggu Bus saya beristirahat sebentar di airport. Airport sangat nyaman dan bulan Desember cuaca di Bangkok sangat dingin pagi itu.

Saya senang bisa bertemu teman lama saya disana dan juga tujuan untuk liburan ke Bangkok ini untuk mengunjungi teman saya. Kami sama-sama belajar bersama di kota Bangkok di sekolah "WatPo Thai Traditional Medical and Massage School." Di sekolah dekat dengan pusawat pariwisata. Saya jadi model disekolah ini dana setiap hari mendapat pijat gratis.

saya bertemu dengan tema-teman yang baru, kami bersenang-senang setelah selesai belajar. Kami juga merayakan Malam Natal bersama-sama. Meskipun mereka tidak beragama berbeda tetapi teman-teman saya semua merayakan Natal bersama dengan harmonis dan kami sangat bahagia.

Di Natal tahun itu saya mengalami suatu hal yang tidak mengenakan, kartu ATM saya tertelan di mesin ATM dan polisi pariwisata dan bahkan pihak bank tidak dapat membantu. Saat itu saya ingin membelikan glenag giok untuk Mama. Bersyukurnya masih ada uang tunai yang saya bawa sehingga bisa membeli gelang giok tersebut. Hari yang penuh duka tersebut Tuhan gantikan dengan sukacita.
Malam Natal yang sangat bahagia bertemu dengan teman-teman yang baru dan bernyanyi bersama dan menari bersama.

Ini bebrapa hal baik yang bisa kamu dapatkan jika travel sendiri sesuai dengan pengalaman saya ya :

1. Bertemu teman-teman baru
2. Kamu akan lebih berani mengambil keputusan, bahkan mengambil keputusan yang mendesak
3. Kamu belajar mengatur keuangan mu dengan baik
4. Tidak ada yang mengekang kamu saat kamu ingin berpergian ke suatu tempat yang kamu inginkan
    dan kamu akan lebih bijak dalam bertindak
5.  Kamu akan mengenal banyak karakter orang-orang dengan lebih luas
6. Pengetahuanmu akan lebih luas, kuncinya kamu mencari tempat yang bisa kamu dapat pelajari
    dan kamu dapat aplikasikan di rumah mu
7. Biasanya uang untuk diri sendiri tetapi travel sendiri kita bisa belajar memberi orang-orang yang
    yang tidak kita kenal dan mereka menggunakan bahasa yang berbeda
8. Kami akan memperluas relasi mu
9. Kamu bisa belajar kebudayaan dan pandangan hidup yang mungkin berbeda dengan kehidupan
    kamu biasanya
10. Kamu akan mudah untuk berbaur dengan orang lain dan menambah skill komunikasimu

Tips bagi kamu yang mau travel sendiri di Bangkok:
1. Guakan Bus untuk transportasi dan kalau ketemu teman baru bisa naik taxi bareng-bareng
2. Cari makan yang murah banyak banget di sekitar jalan di Bangkok, nah cari tempat makan yang bersih karena kamu sedang traveling dan jangan sampai perut bermasalah karena salah makan
3. Kalau mau ke airport tengah malam lebih baik naik Grab
4. Sim Card bisa dibeli di Airport setiba kita di Bangkok
5. Bawa uang cash yang cukup, jika terjadi pengalaman seperti saya (ATM Card nyangkut di mesin) akan lebih aman untuk kami yag travel sendiri dan bawa juga Card Bank yang lain. Jadi kamu bisa bagikan uangmu di dua cards yang berbeda.




Kamis, 02 November 2017

Motivation and Discipline

1. Motivation
    Build relationship and love. Praise and appreciate everyone works.
    People need to know who you are.  Genesis 15:1,7 Genesis 17:1, Genesis 26:24, Genesis       28:13, Exodus 4 and 6. God show us Who he is.  He said "I am your shield... your.            
   exceedingly great reward", "I am the Almighty God"

2. Discipline

Proverbs 3:12
For whom the Lord loveth he corrected,  even as a father the son in whom he delighteth.
Hebrews 12:6
For whom the Lord loveth he chasteneth, and scourgeth every son whom he receiveth.
Discipline bring hope and must hurt and comes from Love.


There are always consequences for every thing we done wrong but I have good news,  if got discipline that's mean God love you.  Because He teach his children he Loved.  By that helping you to grow maturely in spiritually. Be strong and take courage. Smile and do better :)

The man that never give up on me

Last night I was meditated myself about "How deal life with a man" as I still single now.
I did not have many experience to have relationship with a man, I just heard some of my friends stories, seen others married life, seen my family, and when I had some tasted to have relationship with a man. Just las night I felt like, well really hope they understand my side. Maybe the way I talk like I teaching them however I think again if my man really love me "he will understand me" and keep loving me. Then suddenly I realized it and thank God for He is always here with me,  He not quick to give up His love to me. Even though I do wrong,  he always here to teach me to do right,  wake me up and keep telling me "get up,  and try again" What a great love,  His love that I need it. Thank you Jesus,  for your great and unconditional love. Your love is enough for me,  everything happens in my life that all are already planned to my own good and to glorified His mighty name.  Thank you Jesus,  Your name will always glorified through my life.The man that never give up on me,  his name is Jesus.

Senin, 30 Oktober 2017

You're Gonna Be Ok Lyric Bethel Music

You're Gonna Be Ok
Brian Johnson and Jenn Johnson - Bethel Music

[Verse 1]
I know it's all you've got to just, be strong
And it's a fight just to keep it together, together
I know you think, that you are too far gone
But hope is never lost
Hope is never lost

[Pre-Chorus]
Hold on, don't let go
Hold on, don't let go

[Chorus]
Just take, one step, closer 
Put one foot in front of the other
You'll, get through this 
Just follow the light in the darkness 
You're gonna be ok        

[Verse 2]
I know your heart is heavy from those nights
Just remember that you're a fighter, a fighter
You never know just what tomorrow holds
And you're stronger than you know
Stronger than you know

[Pre-Chorus]
Hold on, don't let go
Hold on, don't let go

[Chorus]
Just take, one step, closer 
Put one foot in front of the other
You'll, get through this 
Just follow the light in the darkness
One step, closer 
Put one foot in front of the other
You'll, get through this 
Just follow the light in the darkness
You're gonna be ok        

[Outro]
And when the night, is closing in
Don't give up and don't give in
This won't last, it's not the end, it's not the end
You're gonna be ok
When the night, is closing in
Don't give up and don't give in
This won't last, it's not the end, it's not the end
You're gonna be ok




I'm not gonna live by what I feel

Nobody is successful in any venture just by wishing they would be. Successful people make a plan and talk to themselves about that plan constantly. You can think things on purpose, and if you make what you think about match what you actually want to do, your feelings may not like it, but they will go along. I slept great last night, and when I woke up at 5:00 a.m., I didn’t feel like getting up. It was so cozy under the fluffy cover, and I felt like staying right there. But I had a plan. I had decided how many hours I would write today, and in order to do that I had to get up. I thought, I am going to get up now , and I got up! Do you make an effort to choose your thoughts, or do you just meditate on whatever falls into your head, even if it is in total disagreement with what you have said you want out of life?

I want to encourage you today—the good news is you can change. As I have said for years, we are in a war and the mind is the battlefield. We either win or lose our battles based on winning or losing the war in our minds. Learn to think according to the Word of God, and your emotions will start lining up with your thoughts. If you have had years of experiencing wrong thinking and letting your emotions lead you as I did, making the change may not be easy, and it will definitely require a commitment of study, time, and effort. But the results will be worth it. Don’t say, “I am just an emotional person, and I can’t help the way I feel.” Take control. You can do it!

Kamis, 26 Oktober 2017

It is what it is!

I have adopted a new phrase lately, and it is helping me to deal with reality and not waste my time being upset about things I cannot do anything about. I have been saying, “It is what it is!” Somehow, that is a reality check for me, and I quickly realize I need to deal with things the way they are, not the way I wish they were.

Nobody has a perfect life, and it is entirely possible that if you want someone else’s life, they are busy wanting someone else’s, too; perhaps they even want your life. Unknown people want to be movie stars, and movie stars want privacy. The regular employee wants to be the boss, and the boss wishes he did not have so much responsibility. A single woman wants to be married, and sometimes a married woman wishes she were single. Contentment with life is not a feeling, but it is a decision we must make. Contentment does not mean that we never want to see change or improvement, but it does mean we can be happy where we are and will do the best we can with what we have.
It also means we will maintain an attitude that allows us to enjoy the gift of life. Trust in Him
If God wants you to have what someone else has, you can trust Him to bring it to you, but first you must be happy with what you have and do the best you can with it.

Rabu, 11 Oktober 2017

THE POWER OF FORGIVENESS


In the darkness, dark and no light that what she felt when the one she loved told her how hurt it’s was when she told him about what she have said in her heart about him.

Sunday night, she came to meet him and would like to encourage him and while they are talking all day until night, she release it that she did a mistake she said sorry by then. By Tuesday she got a text from him, which he heartbroken by her words. She tried to explain and she would like to apologize and she want to change. And now she felt the same, “heartbroken.” She tried to say sorry and tried to talk with him and tried to explain about it however that all same like nothing.  She call but he not answer, she text but no reply but by the time he finally text her back even with short reply. She is very happy because he reply, “finally after few days” she said to herself.

Now let we see what we can learn from that story.
Sometime someone upset us and we are get upset too and sometime angry about that, Suddenly don’t want to talk with them anymore because they hurts our feeling a lot.
But this is what we can learn from that story: It is to forgive! If you forgive them you will set yourself free and set that person free. We don’t know maybe they did not mean to say that and they don’t know that might be hurt. Communication is the best way to talk about that with that person.
If you forgive same like you set yourself free and other free. And also we learn to think firs before we talk and make sure that will not hurt anyone. Lets our words encourage others.
If you forgive you will get less ilness and no stress.
Much love and blessing.
Natalya Wilsan.
 

 

Rabu, 08 Agustus 2012

Love God and Love People

Last time, i asked God...
"God, Why peoples so rude and they are mean some time."

Yes, lot of things happening in my life. When peoples doing rude to me, with their words and acts. Very painful and hurts me. At work, at University, organisations, and when some one you love hurts you. When you need them, they leaved you!

I remember that time, i was looked at above the sky and God remind me..

"That's was happened to ME too. I love My peoples but they rejected Me. But I still loving them! Remember when i was hanged on the cross." 
~YOU MUST LOVING THEM~

Kamis, 02 Februari 2012


Kesendirian Tidak Selalu Mematikan!
Ditulis Oleh: Anne Ahira

Teman-teman, banyak orang yang tidak menyukai kesendirian,
karena waktu yang dilewati terasa lebih panjang dan
melelahkan.

'Sendiri oh sendiri'... Ternyata hal remeh ini bisa
menjadi masalah besar bagi sebagian orang!

Apakah teman-teman termasuk yang demikian? :-)

Memang, kesendirian seringkali diidentikkan dengan hal
yang menakutkan, mengesalkan, bahkan menjadi simbol
kesedihan. Namun, jika kita mau membuka pikiran,
sebenarnya kesendirian itu tidak selalu mematikan!

Kesendirian bisa memiliki dua makna...

Pertama, kesendirian menyangkut fisik yang sebenarnya,
tanpa ada orang di sekitarnya. Kedua, hanya berbentuk
perasaan saja.

Bisa jadi seseorang berada di tengah keramaian, namun
merasakan kesunyian. Mungkin teman-teman pernah mengalami
hal serupa, terutama ketika menemui masalah dengan
rekan kerja, sahabat, keluarga, atau pacar? :-) dan lain
sebagainya..!

Satu hal yang perlu teman-teman ingat, kesendirian dengan arti
apapun sebenarnya bukan masalah jika kita mampu
mengelolanya dengan baik, atas perasaan, sikap dan
segala situasinya.

Bagaimana kita bisa mengelola kesendirian supaya lebih
bermakna? Lakukan hal berikut :

1. Cari kesibukan dengan melakukan aktivitas positif
yang sangat teman-teman sukai, misalnya dengan membaca,
menulis, olahraga, menyanyi? :-) Apapun kesukaan
teman-teman. Dengan cara ini, kesendirian akan terasa lebih
menyenangkan!

2. Kedua, ingat-ingat kembali hal-hal yang menjadi
impian teman-teman dan belum sempat dilakukan. Teman-teman bisa
membuka agenda-agenda pribadi, foto-foto jaman
dulu, buku-buku, dan lain sebagainya.

Percaya, cara ini akan menyadarkan teman-teman akan
sempitnya waktu untuk mewujudkan segalanya.
Kalau sudah begini, bukankah kesendirian itu jadi
menyenangkan? ;-)

3. Ketiga, buat daftar sebanyak-banyaknya tentang
keinginan yang ingin teman-teman wujudkan selagi masih
hidup. Mungkin dengan cara menuliskan kembali
'keinginan gila' saat teman-teman masih kecil? Atau mimpi-
mimpi lain yang belum terlaksanakan?

Saat itu teman-teman akan sadar, ternyata banyak sekali
hal yg memerlukan kesendirian utk mewujudkannya!

4. Dan yang terakhir.... Sebenarnya ini merupakan hal
*utama* dan yang pertama yang harus teman-teman lakukan...
Mendekatlah kepada Yang Maha Mencinta diri teman-teman.
Kesendirian ini akan semakin menyadarkan hakekat
keberadaan teman-teman di dunia.

Semakin keyakinan ini kuat, maka akan semakin
kokoh kemampuan teman-teman mengarungi kehidupan,
dengan segala situasinya.

Intinya, jangan biarkan teman-teman terjebak dalam kesendirian
dengan suasana 'hati yang negatif', membiarkannya
berlarut-larut, hingga membuat teman-teman putus asa.

Kalau teman-teman mau membuka mata, kita sebenarnya tidak
pernah benar-benar sendiri. Ada orang lain di sekitar
kita.

Yang jelas, pasti selalu ada orang yang bisa teman-teman
jadikan teman, dan ajak bicara!

Jika teman-teman mau terbuka, dalam kesendirian teman-teman bisa
merenungkan banyak hal. Dalam kesendirian teman-teman bisa
menemukan kedewasaan, kebijaksanaan, ide brilian,
dan memaksimalkan potensi yang teman-teman miliki.

Dalam kesendirian pula teman-teman bisa mengungkap
kejujuran, yang bisa jadi terkalahkan oleh sombong dan
ego yang seringkali teman-teman temukan di keramaian!

Tidak bisa dipungkiri, kesendirian bisa datang kapan
saja kepada setiap orang, termasuk kepada teman-teman.

Nah, jika suatu saat atau bahkan saat ini teman-teman sedang
dilanda 'kesepian' alias merasa 'sunyi sepi sendiri',
Teman-temanharus ingat, bahwa kesendirian tidak selamanya
mematikan!

Kelola-lah perasaan teman-teman dengan baik, dan buatlah
kesendirian menjadi lebih bermakna. :-)

Notice: Untuk Ahira Terimakasih saya sangat diberkati dengan tulisan Anda. Untuk teman-teman bisa ikut webnya di www.AsianBrainNewsletter.com
Tuhan memberkati :)

Jumat, 27 Januari 2012

PLANNING SKILL


Pengertian Planning Skill

Planning skill merupakan kemampuan untuk memprediksi, mengukur, menyusun, mengantisipasi, dan mengelola masa depan. Awal dalam melakukan planning skill adalah melakukan program dan perkembangan yaitu aktivitas-aktivitas yang dibuat untuk menjangkau planning dari siswa sehingga mencapai sasaran dan tujuan, target yang dicapai.

Fungsi Karangka Kerja dari Planning Skill

a. Perencanaan menghasilkan 12 manfaat
Pemikiran strategis, cara berpikir antisipasif, keunggulan dalam persaingan, batas otoritas, sasaran yang jelas, tindakan efektif, efesiensi biaya, pemaksimalan sumber daya, mengurangi kegagalan, mengakomodasi control, mengatasi konflik, pemilihan darurat.

b. Jenis perencanaan
Perkiraan, anggaran, pembiayaan, nilai taksiran, visi dan cita-cita, nilai pertumbuhan.

c. 3 area besar perencanaan

Tugas + Manu +Benda

Situasi Sumber daya Manuasi Peralatan

d. Perencanaan utama dan pelaksanaan

Proses – Metode, Tujuan – Hasil, Jadwal – Durasi Waktu, Pertanggungjawaban – Validasi, Tanggung jawab – Aktivitas.

e. Kriteria Perencanaan SMART
S-Specific (Spesifik), M-Measurable (Terukur), A-Attainable (Bisa dicapai), R-Reasonable (Beralasan), T-Time frame (Kerangka Waktu).

f. Proses Perencanaan
Mengidentifikasi, mengukur, mengelompokkan, menghubungkan, mengkonfirmasikan, menggabungkan, menghitung, mengestimasi, menganalisa, mengawasi, mengantisipasi, mengevaluasi, menyimpulkan, memulihkan, memvalidasi, dan lain-lain.

Penilaian Hasil Latihan Keahlian

Aplikasi Praktis
- Rencanakan masa depanmu – Pilihan
- Susun sasaranmu
- Mulai dengan hal kecil
- Menetapkan langkah awal
- Lakukan saja!

ADVICE

Jadilah ahli sebagai seorang perencana.
a. Rencanakan target tahunan Anda dengan perencanaan SMART mengikuti 5 langkah dari latihan terbaik.
b. Bagilah rencana anda dalam 3 dan 6 bulanan.

Daftar Pustaka - Seminar Leadership Power Character by Dr. Jokoep Ezra, CBA, CPC

Jumat, 04 November 2011

The Life of Jesus - Healing the Broken Hearted

http://www.thelifeofjesusseries.info/tloj/healing_the_broken_hearted
By Bruce Mackay

Printable Version:

Healing the Broken Hearted | DOWNLOAD Healing the Broken Hearted | DOWNLOAD (188 KB)

Many people suffer from a broken heart. This deep grief that crushes our spirit can be caused by many of life’s circumstances. Some reasons may include the death of a loved one, the breakdown of a trusted relationship or the realisation of a foolish action on our part that has caused great grief to others. When we are suffering from a broken heart, we find it difficult to find any consolation, comfort or resolution. Jesus came to heal the broken-hearted. If you find yourself in this situation, then true resolution can be a reality through the Lord Jesus Christ.

The life of Jesus is the fulfillment of many prophecies spoken by holy men of God by the Holy Spirit. The prophet Isaiah said, ‘The Spirit of the Lord God is upon Me, because the Lord has anointed Me to preach good tidings to the poor; He has sent me to heal the broken-hearted, to proclaim liberty to the captives, and the opening of the prison to those who are bound; to proclaim the acceptable year of the Lord, and the day of vengeance of our God; to comfort all who mourn’. Jesus stood in His home-town synagogue, read this quote and declared that He was the One the prophet spoke of, and that He had come to ‘heal the broken-hearted’.
A broken-hearted widow

Jesus was a man who did exactly what He said He would do. When He said that He had come to heal the brokenhearted, that is exactly what He did. Jesus and many of His disciples came to a city called Nain. As was common, a large crowd gathered to Him. As they arrived at the gate of the city, a funeral procession was taking place. The dead man was the only son of his mother and she was a widow. The crowd that was proceeding to the burial was overtaken by grief. They cared deeply for the poor woman who had suffered the loss of her husband and now her only son. He was a young man that they all thought had a long life ahead of him.

They found no way to comfort or console her. She was broken-hearted and now she was alone. She could see no hope for the way ahead. A widow in those days was absolutely dependent on her family for food, clothing and housing. Now her only remaining loved one was dead. Her only form of provision was dead. She would have felt that she would be better off dead herself. These are the symptoms of a broken heart. There’s no reason for going on, no purpose for living and absolutely no hope.
Compassion

When the Lord saw this broken-hearted lady, He had compassion for her. Compassion is much more than just sympathy. Compassion involves participation. Jesus loved and cared enough about this woman and her circumstances that He was both willing and able to heal her broken heart. Jesus came to the open coffin and touched it. He spoke to the widow’s dead son saying, ‘Young man I say to you, arise’. Immediately, life came into his dead body causing him to sit up and speak.

Imagine what flowed through the heart of the widow when Jesus presented her son alive to her. Immediately, her broken heart was healed. Her sorrow was turned to joy and her mourning into dancing. The words of Jesus had brought life out of death. In the words of Jesus there is life and there is eternal healing. He has the words of eternal life.

On first reading of this most wonderful event that happened in a Middle Eastern city over two thousand years ago, you could say to yourself, ‘How does that help me? How does that heal my broken heart? My loved one is long dead and buried. Jesus didn’t come and raise them up. I still have a broken heart’. As we look at how Jesus healed the broken heart of the widow, we also can experience His compassion and be healed.

My wife and I have experienced the sorrow and ache of losing a grandson. In this sorrow, we and his parents experienced the comfort that is found from the word of God at our church, through the fellowship of believers in Christ. Instead of broken hearts sorrowing with no hope, we each found the comfort and peace that can only be found in Christ our Lord.
The church - a place of healing

The church is not to be a man-made institution, but the body of Christ. It is to be the gathering of all who have received the life of God through the Lord Jesus Christ, where each member has submitted to Christ as Lord. Each person is no longer living a self-centered life, but is living for the other. It is in this context that the comfort of Christ can come. This is where the word of Christ can come and bring life to our soul. The church is where the Father, Son and Holy Spirit are actively present. As we sorrow, we receive God’s comfort through those who have suffered. And, likewise, we comfort others with the comfort of Christ that we have found through another. We sorrow for the other. This removes self pity and the comfort of Christ abounds.
The comfort of Christ

‘Blessed be the God and Father of our Lord Jesus Christ, the Father of mercies and God of all comfort, who comforts us in all our affliction so that we may be able to comfort those who are in any affliction, with the comfort with which we ourselves are comforted by God. For as the sufferings of Christ abound in us, so our comfort is abundant through Christ.’ 2 Cor 1:3-5.

It is true that our comfort is abundant through Christ. As surely as the widow in the city of Nain received Christ’s comfort, we too can receive His abundant comfort. No one goes through life without experiencing sorrow, suffering or affliction, but our sorrow does not have to be without hope. ‘But I do not want you to be ignorant, brethren, concerning those who have fallen asleep, lest you sorrow as others who have no hope. For if we believe that Jesus died and rose again, even so God will bring with Him those who sleep in Jesus. Therefore comfort one another with these words.’ 1Thess 4:13-14, 18.
Not time and chance

Many broken-hearted people are always asking ‘why’ or ‘what if’. Jesus taught in His sermons that we don’t have to live by time and chance, hoping to be in the right place at the right time or fearing that we will be at the wrong place at the wrong time. He said that if we turn from living self-centered, self-directed and self-reasoned lives, and live by every word that proceeds from the mouth of God, we will have life and know His peace. Just as His word during the funeral procession in the city of Nain brought life and healing, His word that proceeds to those who gather to eat and drink the communion will bring life and healing to all who have an ear to hear.
Sorrow from sin

We have all done things that we regret. There are times when our actions or words can break the heart of another. Or we realise that what we have said or done has crushed our spirit or the spirit of another. One of Jesus’ disciples, Peter, found himself in this situation. After pledging his devout loyalty to Jesus and his willingness to defend Him at all costs, Peter openly denied Jesus three times. In addition to this, Jesus had warned Peter that this would happen. When Peter realised what he had done, how he had denied and cursed his friend Jesus, he was broken-hearted and crushed. The Bible says that Peter wept bitterly.

If we are ever in this position ourselves, we will find that all of our relationships are affected and our enthusiasm for life is gone. Unless we are restored and healed through the Lord Jesus Christ, Satan gains an advantage and we will find ourselves oppressed and demoralised. At the same time that Peter denied Jesus, another of His disciples, Judas, also betrayed Him. Judas was broken-hearted by his actions. Tragically, Judas never made an attempt to be restored to Jesus and be healed and forgiven. He died full of sorrow and remorse.
Restoration and healing

Peter didn’t immediately go to Jesus for forgiveness. This complicated matters for Peter, because by that same afternoon, Jesus had been crucified. This added to Peter’s broken heart. Three days later, when Mary and other women visited the tomb of Jesus, they found it empty. Christ had risen from the dead! There in the garden, Mary spoke to Jesus. She was told to go to the disciples and Peter and tell them to meet with the resurrected Christ. We note here that Peter was singled out. Jesus was eager to meet Peter and heal his broken heart.

Jesus is eager to meet you and heal your broken heart. Are you willing to be healed?

It would appear that this message of Jesus’ desire to meet Peter brought hope to him. He ran at full speed to the tomb. Over the next forty days, Jesus and Peter spoke together many times.
Forgiveness

Although we don’t have every conversation that Jesus had with Peter recorded, we know through the teachings of Jesus that forgiveness is essential for the restoration of relationships. ‘Then Peter came to Him and said, “Lord, how often shall my brother sin against me, and I forgive him? Up to seven times?”. Jesus said to him, “I do not say to you, up to seven times, but up to seventy times seven. So My heavenly Father also will do to you if each of you, from his heart, does not forgive his brother his trespasses”.’ Matt 18:21-22.

The following conversation between Jesus and Peter shows the healing of Peter’s broken heart. The grief and other effects that had been caused by his sins were resolved. This enabled him to be recovered to his pathway, calling and purpose in life. ‘Jesus said to him the third time, “Simon, son of Jonah, do you love Me?”. Peter was grieved because He said to him the third time, “Do you love Me?”. And he said to Him, “Lord, You know all things; You know that I love You”. Jesus said to him, “Feed My sheep. Most assuredly, I say to you, when you were younger, you girded yourself and walked where you wished; but when you are old, you will stretch out your hands, and another will gird you and carry you where you do not wish”. This He spoke, signifying by what death he would glorify God. And when He had spoken this, He said to him, “Follow Me”.’ John 21:17-19.

We read of Peter boldly following and declaring the Lord Jesus. This one person who was crushed in spirit had been fully restored and recovered. He now was comforting others and seeing them healed through the word of Christ in the church.

‘Peter, an apostle of Jesus Christ, to the pilgrims of the Dispersion in Pontus, Galatia, Cappadocia, Asia, and Bithynia, elect according to the foreknowledge of God the Father, in sanctification of the Spirit, for obedience and sprinkling of the blood of Jesus Christ: Grace to you and peace be multiplied. Blessed be the God and Father of our Lord Jesus Christ, who according to His abundant mercy has begotten us again to a living hope through the resurrection of Jesus Christ from the dead, to an inheritance incorruptible and undefiled and that does not fade away, reserved in heaven for you, who are kept by the power of God through faith for salvation ready to be revealed in the last time. In this you greatly rejoice, though now for a little while, if need be, you have been grieved by various trials, that the genuineness of your faith, being much more precious than gold that perishes, though it is tested by fire, may be found to praise, honor, and glory at the revelation of Jesus Christ, whom having not seen you love. Though now you do not see Him, yet believing, you rejoice with joy inexpressible and full of glory, receiving the end of your faith – the salvation of your souls.’ 1 Pet 1:1-9.

May each of us find healing and recovery. We need to submit ourselves to Christ’s Lordship, gathering with others who believe on the Lord Jesus Christ. In this church context, we hear and receive the words of Christ that we may be comforted, healed, forgiven and restored. We likewise can comfort others with the comfort we have received.

Selasa, 01 November 2011

Counseling Psychology - Konsep Daya Psikologi

Konsep “psychological strength” atau “daya psikologis.” Orang yang masuk ke dalam konseling pada dasarnya karena mengalami kekurangan.” Psychological Strength”atau “daya psikologis”, yaitu suatu kekuatan yang di perlukan untuk menghadapi berbagai tantangan dalam keseluruhan hidupnya,termasuk menyelesaikan berbagai masalah yang di hadapinya. Dalam hubungan ini,para konselor perlu memahami konsep “Psichological strength” sebagai landasan dalam memahami kehadiran klien dalam konseling. Dari kajian berbagai teori ,daya psikologis pada dasarnya merupakan suatu daya atau kekuatan yang menggerakkan individu ntuk berbyuat dalam menjalani tututan keseluruhan hidupnya.Konsep daya psikologis mempunyai tiga dimensi yaitu:
1. Pemenuhan kebutuhan
2. Kompetensi Intra - pribadi
3. Kompetensi Inter - pribadi

Dimensi pemenuhan kebutuhan merujuk pada kekuatan psikis yang di perlukan utnuk memnuhi seluruh kebutuhannya agar dapat mencapai kualitas kehidupan secara bermakna dan memberikan kebahagiaan.Makin banyak kekuatan psikis dalam dimensi ini,makin besar kemungkinan individu mampu memnuhi kebutuhan hidup sehingga lebih bermakna dan bahagia.Sebaliknya makin sedikit kekuatan psikis dalam dimensi ini ,makin besar peluang untuk mengalami frustasi dan ketidak efektifan hidupnya.Dimensi kedua daya psikologis berkenaan dengan kompetensi intra pribadi yaitu kekuatan yang di perlukan dalam menghadai tuntutan yang berasal dari dalam dirinya sendiri. Dimensi ketiga daya psikologis adalah kompetensi antar pribadi ,yatu kekuatan psikis yang berkenaan dengan hubungan bersama orang lain dan pada gilirannya akan mencapai kebermaknaan hidup dan kebahagiaan hidup.


Ketiga dimensi itu saling berinteraksi, dalam arti apabila terjadi perubahan dalam satu dimensi menjadi lebih baik atau jelek,maka akan menyebabkan perubahan dalam dimensi lain. Tugas konselor adalah memperkuat ketiga dimensi itu sehingga saling terkait untuk memperkuat derajat fungsi daya psikis secara keseluruhan.


1. PEMENUHAN KEBUTUHAN

Makin banyak di capai kebutuhan psikologis ,orang akan makin kuat secara psikologisnya seperti halnya orang yang cukup gizi akan makin kuat fisiknya.Orang yang mendapatkan pemenuhan kebutuhan akan menikmati fungsi-fungsi psikologis secara normal,terbebas dari stress dan gangguan-gangguan lainnya.Sebaliknya orang yang pemenuhan kebutuhannya dalam derajat tidak memadai ,cenderung akan banyak mengalami gangguan psikologis dan berada dalam rentangan fungsi psikologis yang tergolong distres atau abnormal.Orang pergi ke konseling berkairtan erat dengan masalah pemenuhan kebutuhan. Ada beberapa macam kebutuhan yang terkait dengan konseling yakni:

a. Memberi dan menerima kasih sayang

Untuk mencapai kelangsungan hidup yang memuaskan, manusia memiliki kebutuhan untuk memberi dan menerima kasih sayang dari pihak lain meskipun dalam kenyataannya orang lebih banyak merasakan kebutuhan untuk menerima kasih sayang.Menerima kasih sayang sangat penting bagi individu karena dapat memberikan suasana kehangatan, rasa diterima dan dapat di cintai. Pada kenyataannya banyak orang merasa terhambat dalam pemenuhan kebutunan ini karena telah memberikan kasih sayang kepada orang lain akan tetapi tidak memperoleh kasih saying dari pihak lain. Konselor dapat membantu orang menemukan hambatan dalam pemenuhan kebutuhan ini.Jika masalahnya berada dalam diri klien,konselor dapat membantunya menemukan asumsi atau perasaan apa yang menghambat pemenuhan kebutuhan itu.Konseling dalam kaitan ini harus dapat berlangsung dalam suasana yang bersifat afeksional ,dalam arti terciptanya suasana saling memberi dan menerima kasih sayang antara konselor dan klien.

1.

b. Kebebasan
Pada dasranya manusia mempunyai keinginan untuk melangsungkan pemilihan secara bebas berdasarkan timbangan dirinya sendiri dan bukan atas timbangan atau keinginan orang lain.Orang membutuhkan pengalaman dengan derajat kebebasan dalam lingkungan pekerjaan ,keluarga,persahabatan dan kehidupan masyarakat secara luas.Orang yang merasa kurang memperoleh pemuasan kebutuhan akan semakin bergantung kepada orang lain. Dalam konseling ,klien dapat di bantu untuk memahami hubungan antara kekurangan kebebasan dengan ketidak bahagiaan mereka.Konselor dapat membantu mereka mengenal penyebab kekurangan kebebasan dan memahami bagaimana melindungi mereka dari kecemasan.Konselor mempunyai dua peranan dalam membantu klien mengahdapi kecemasan karena hubungan dengan orang lain,yaitu pertama konselor mengeluarkan klien dari penjara kekeliruan asumsi ,kedua konselor mambantu klien dalam memperbaiki hubungan dengan orang lain.


c. Memiliki kesenangan

Kesenangan merupakan kebutuhan yang paling mendasar dan mempunyai peranan erat terhadap kesehatan psikologis .Pada anak-anak pemenuhan kebutuhan ini menempati prioritas utama dan orang dewasa berpendapat bahwa kesenangan merupakan ciri-ciri anak-anak bukanorang dewasa. Konselor dapat membantu klien dengan mengenal pentingnya kesenangan dan memahami begaimana rasanya kehilangan kesenangan dalam hidup.Selanjutnya konselor membantu klien untuk memperbaiki dengan mengembangkan kompetensi yang dapat menunjang di perolehnya pengalaman yang menyenangkan.Di samping itu,konselor harus mengembangkan proses konseling sebagai suatu suasana yang memberikan rasa senang dan menggairahkan.


d. Menerima Stimulasi (rangsangan)

Pada dasarnya orang membutuhkan sejumlah variasi dan perubahan yang sehat dalam hidupnya.Mereka membutuhkan pengalaman yang merangsang hubungan dan tantangan baru untuk menjaga kehidupan yang baik.Mereka secara sadar memanfaatkan waktu untuk mendapatkan pengalaman-pengalaman baru dalam persahabatan, pekerjaan dan kehidupan lainnya. Konselor dapat memperkenalkan kepada klien pentingnya rangsangan dan membantu untuk mengembangkan tilikan ,keterampilan dan keberanian untuk mengatasi sikap apatis dan tidak terkait dengan kehidupannya.Konselor juga dapat mengembangakn suatu pengalaman yang memberikan rangsangan selama proses konseling berlangsung.


e. Perasaan mencapai prestasi

Orang membutuhkan untuk melihat hasil positif dari usaha-usaha yang telah di lakukannya.Bila orang melihat dampak positif dari apa yang telah di lakukannya.,maka ia akan merasakan kepuasan dan sebaliknya rasa tidak berhasil dari usahanya dapat menimbulkan kekecewaan ,yang pada gilirannya dapat mengganggu kesehatan psikologisnya. Melalui konseling ,klien di bantu agar mampu menemukan kebutuhan untuk merasakan pencapaian satu prestasi dari apa yang telahdi lakukannya.Dalam konseling ,konselor dapat membantu klien mengerjakan tugas-tugas mulai dari yang ringan dan ,mudah kemudia secara bertahap kepada tugas-tugas yang lebih kompleks.


f. Memiliki harapan

Orang membutuhkan harapan akan kemungkinan yang akan di capai di kemudian hari,misalnya dalam pendidikan pekerjaan,kehidupan perkawinan ,keluarga dan di masyarakat.Bila seseorang merasakan ada harapan-harapa dalam tugasnnya maka ia akan termotivasi dalam mengerjakan sesuatu dan hasil yang akan di capai juga tentu akan baik. Konselor membantu klien dengan meyakinkan mereka,bahwa sekecil apapun orang harus memiliki harapan yang dapat di capai di masa yang akan datang.Klien di bantu untuk mengenal dirinya dan situasi lingkungan secara sehat,sehingga klien memperoleh pemahaman yang sehat terhadap dirinya dan lingkungan.


g. Memiliki ketenangan

Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa sebenarnya mereka membutuhkan untuk berada dalam ketenangan atau kesunyian.Banyak orang senantiasa sibuk dengan berabgai kegiatan sehari-hari dan menganggap bahwa berada dalam ketenangan merupakan suatu kebutuhan dasar manusia.Konselor dapat membantu klien untuk memahami pentingnya berada dalam keadaan tenang dalam keseluruhan kehidupanyna.Secara bertahap konselor membantu klien agar mampu menciptakan ketenangan melalui suasana konseling yang di ciptakan.Hal itu di lakukan melalui berbagai latihan yang di lakukan secara bertahap dalam suasana konseling yang kondusif.


h. Memiliki tujuan hidup secara nyata.

Banyak orang tidak menyadari akan kebutuhan mereka tentang tujuan hidup secara nyata.Untuk memperoleh perjalanan hidup yang bermakna dan bahagia,orang harus mengenal dan memahami tujuan hidup dan arahan dalam berperilaku. Konselor dapat membantu klien dengan memberikan kesempatan pertama untuk belajar, bahwa hidup dapat lebih bermakna dibandingkan dengan mengulang-ulang kegiatan yang tidak berujung dan membosankan.


2. KOMPETENSI INTRA – PRIBADI


Kekuatan psikologis sangat di tentukan oleh seberapa jauh orang mengenal dan berhubungan dengan diri pribadi.Kompetensi intra pribadi adalah kecakapan yang di pelajari yang dapat membantu orang berhubungan secara baik dengan dirinya.Tujuan kompetensi pribadi adalah untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas pemenuhan kebutuhan pribadi.Hubungan dengan orang lain mempunyai kesamaan dan keterkaitan dengan hubungan dengan orang lain.Apabila orang mampu berhubungan dengan drirnya secara efektif ,maka akan efektif pula dalam berhubungan dengan orang lain.Sebaliknya kegagalan dalam berhubungan dengan dirinya sendiri akan gagal pula berhubungan dengan orang lain. Hubungan intra pribadi berkenaan dengan tiga kompetensi yang saling berkaitan, yaitu: Pemahaman diri,pengarahan diri dan harga diri.

a. a. Pengetahuan diri

Orang datang untuk konseling karena tidak memiiki pengetahuan secara memadai tentang drinya yang meliputi kekuatan,kelemahan,kebutuhan,perasaan dan motif.Ketidak tahuan tentang drinya sendiri ,dapat menimbulkan berbagai bentuk prilaku yang kurang efektif dan dapat berpengaruh pada kondisi kesehatan psikologisnya. Orang yang kurang memahami dirinya, disebabkan oleh proses pembelajaran dari pengalaman menyembunyikan bagian dirinya untuk mencegah dan mengurangi kecemasan. Implikasi dalam konseling berkenaan dengan hal-hal di atas adalah membantu klien untuk mampu memahami dirinya secara tepat.Untuk itu para konselor terlebih dahulu harus mengetahui bagian-bagaian diri klien yang tidak atau kurang di pahami dan hal yang menjadi penyebabnya.

b. b. Pengarahan diri

Pengarahan diri mempunyai makna sebagai daya yang memberi arah bagi seseorang dalam hidupnya,dan tanggung jawab penuh terhadap konsekuensi dari perilakunya.Makin mamppu seorang mengarahkan perilakunya ,maka makin mungkin menjalani hidupnya secara efektif dan terhindar dari situasi yang mengganggu perjalanan hidupnya.Orang yang kurang dalam pengarahan diri akan di manifestasikan dalam berbagai kemungkinan seperti kurang percaya diri dan kurang mampu mengendalikan diri.
Implikasi konseling masalah-masalah yang berkenaan dengan pengarahan diri adalah membantu klien untuk mengenal sebab-sebab timbulnya masalah dan memberikan dukungan kepada Klien untuk melakukan berbagai tindakan yang tepat dalam keseluruhanperilakunya.

c. Harga Diri

Harga diri bermakna sebagai suatu pandangan orang secara umum bahwa dirinya bermanfaat,berkemampuan dan berkebajikan.Hal itu berkembang dari bagaimana orang berprilaku dalam car-cara yang sejalan dengan nilai-nilai yang sehat dan pengalaman-pengalaman yang masuk akal dalam diri mereka.Harga diri hampir seluruhnya bersifat tidak di sadari dan memotivasi orang untuk mendapatkan kehidupan yang baik dan melindungi diri dari tantangan yang tidak di perlukan dan merugikan.
Dalam Menghadapi klien yang kurang harga diri,kesulitan yang di hadapi konselor adalah dalam memanifestasikan perilaku yang memerlukan pengkajian secara cermat mengingat penampilan mereka yang tidak mudah untuk di tafsirkan.Untuk itu konselor harus mampu mengungkapkan perilaku kurang harga diri melalui penampilannya.Tahap awal yang harus di lakukan adalah menghadapi klien dengan cara-cara positif atau setidaknya tidak menunjukan penolakan.Melalui interaksi dalam suasana penuh penerimaan dan pengertian,secara bertahap konseor membantu klien menemukan cara-cara yang tepat untuk mendapatkan harga dirinya.


3. Kompetensi Inter pribadi

3

Kompetensi inter pribadi merupakan kecakapan yang dipelajari, yang memungkinkan orang berhubungan dengan orang lain dalam cara-cara saling memenuhi. Kompetensi inter pribadi melengkapi kompetensi intra pribadi karena keduanya di butuhkan untuk pertumbuhan psikologis. Apabila orang dapat berhubungan dengan dirinya dan orang lain secara baik, maka ia akan mengalami pemenuhan kebutuhan secara baik. Sebaliknya, kesulitan dalam berhubungan dengan dirinya sendiri atau dengan orang lain atau keduanya,dapat mengganggu pemenuhan kebutuhan yang pada gilirannya dapat menyebabkan gangguan-gangguan psikologis. Kompetensi intra personal bertindak sebagai jembatan yang menghubungkan dengan dunia luar. Makin banyak jembatan dan makin kuat dirinya,maka makin banyak kebutuhan dipenuhi dan makin banyak sumber-sumber psikologis yang akan dimiliki untuk berbagi dengan orang lain.
Berikut ini akan di kemukakan beberapa kompetensi yang berkaitan dengan kurangnya kompetensi pribadi:

1. Kepekaan terhadap dirinya sendiri
Pada saat orang berhubungan dengan orang lain,orang peru mengenal dan menyesuaikan diri dengan dirinya seperti halnya kepada orang lain.Dalam konseling konselor dapat mengajak klien untuk belajar cara-cara baik dalam mengembangkan kepekaan terhadap orang lain.Konselor dapat membantunya dengan membrikan contoh –contoh nyata baik dalam konseling ataupun dari lingkungannya.

2. Ketegasan diri (assertiveness)
Menjadi asertif atau tegas ,berarti orang telah belajar dari hidupnya untuk mendapatkan apakan dia lurus dan tegas serta berkomunikasi dengan cara-cara jujur secara konstruktif.Orang –orang asertif tidak membiarkan orang lain menghalangi jalur pemenuhan kebutuhannya,dan berkomunikasi dengan cara-cara yang sopan dan baik sehingga orang lain mengerti.

3. Menjadi nyaman dengan diri sendiri dan orang lain
Nyaman dengan dirinya sendiri dan dengan orang lain mempunyai makna sebagai suatu kondisi psikologis yang bersifat transparan yaitu membiarkan diri sendiri di lihat oleh orang lain dalam keadaan tertentu.Orang yang transparan bertindak atas dasar prinsip bahwa bagaimana orang lain memandang tentang dirinya sama dengan ia memandang tentang dirinya.

4. Menjadi diri yang bebas
Orang yang memiliki rasa kebebasan akan membiarkan orang lain untuk menjadi dirinya sendiri.Ia membiarkan orang lain berada dalam suasana santai dan nyaman dengan dirinya dan memuaskan.Orang yang bebas membiarkan orang menemukan kebutuhannya dalam cara dan tempat yang mereka pilih.Sebaliknya orang yang tidak bebas akan mengalami kesulitan berhubungan dengan orang lain.

5. Harapan yang realistik terhadap dirinya sendiri dan orang lain
Hubungan antar pribadi di tentukan oleh harapan terhadap dirinya sendiri dan orang lain.Hubungan antar pribadi akan tercipta dengan baik dan menunjang kehidupan psikologis yang sehat jika harapan terhadap diri sendiri dan orang lain dapat terwujud secara realistik

6. Perlindungan diri dalam situasi antar pribadi
Hubungan antar pribadi akan berkembang dengan baik apabila orang merasa terlindung dalam berinterasksi dengan orang lain.Orang yang memiliki kompetensi ini akan mampu mengahdapi kejadian apapun dalam hubungan dengan orang lain.Mereka akan mampu bertndak dengan cara-cara tepat sehingga mereka dalam berhubungan dengan orang lain tidak membuat dirinya terancam.Konselor dapat membantu klien mengembangkan berbagai kecakapan dalam mengahadapi kemungkinan akibat yang timbul dari hubungan dengan orang lain.

4

Konsep keterampilan personal dan sosial banyak dirumuskan secara berbeda oleh para ahli, Howard Gardner (1993) menyebutnya dengan kecerdasan intrapersonal dan interpersonal dan atau personal and social skills. Gysbers (1975) mengistilahkannya dengan self-knowledge dan interpersonal skills, sementara Myrick (1993) menamakannya dengan personal and social skills. Ketiga rumusan tersebut pada hakekatnya memiliki maksud dan pengertian yang relatif sama, yaitu menggambarkan antara kompetensi pribadi-sosial yang terkait dengan orang lain atau lingkungannya yang didasari dengan adanya komitmen transcendetal, yaitu dengan pencipta-NYA. Kedua relasi intra dan inter pribadi-sosial merupakan suatu kesatuan yang secara fungsional sulit dipisahkan, sehingga kedua kecakapan dipandang lebih fungsional dan bermakna, manakala disatukan (Rohmat Wahab, 2003). Hal senada dikemukakan Campbell (2004:202) yang menyatakan bahwa inteligensi intrapersonal dan interpersonal merupakan hal yang saling tergantung (interdependensi). Dewasa ini kedua variabel tersebut direpresentasikan oleh suatu konsep yang sangat populer, yaitu Emotional Intelligence (Goleman, 1996), yang menyatakan bahwa : “emotional intelligence is the single most important factor for personal adjustment, success in relationship, and in job performance. Dengan demikian intelegensi emosional, tidak hanya menyangkut persoalan yang terkait dengan aspek intrapersonal (pribadi) melainkan juga aspek interpersonal (sosial). Keduanya saling bersinggungan secara fungsional dalam wujud perilaku individu sehari-hari, walaupun sebenarnya secara konseptual dan konstruk keduanya tidak sepenuhnya sama.

Jasmine (2007:27) menyebutkan bahwa kecerdasan intrapersonal tercermin dalam kesadaran mendalam akan perasaan batin. Inilah kecerdasan yang memungkinkan seseorang memahami diri sendiri. Orang dengan kecerdasan intrapersonal tinggi pada umumnya mandiri, tak tergantung pada orang lain, dan yakin dengan pendapat diri yang kuat tentang hal-hal yang kontroversial. Mereka memiliki rasa percaya diri yang besar serta senang sekali bekerja berdasarkan program sendiri dan hanya dilakukan sendirian. Kecerdasan intraperseonal acap kali dipertautkan dengan kemampuan intuitif. Sementara kecerdasan interpersonal di tampakkan pada kegembiraan berteman dan kesenangan dalam berbagai macam aktivitas sosial serta ketaknyamanan atau keengganan dalam kesendirian dan menyendiri. Orang yang memiliki jenis kecerdasan ini menyukai dan menikmati bekerja secara berkelompok (bekerja kelompok), belajar sambil berinteraksi dan bekerja sama, juga kerap merasa senang bertindak sebagai penengah atau mediator dalam perselisihan dan pertikaian baik di sekolah maupun di rumah.

5

Relevan dengan rumusan di atas, Sukartini (2005 : 302-305) menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan keterampilan pribadi sosial merupakan hal-hal yang menyangkut : (1) Responsifitas, yang meliputi kesadaran eksistensial, kesadaran akan perasaan-perasaan, kesadaran akan motivasi-dalam (inner-motivation), dan sensitivitas terhadap kecemasan dan rasa bersalah; (2) Realistis, yaitu menunjuk kepada keterampilan berpikir; (3) Relasional, meliputi keterampilan memulai suatu tindakan, membahas, membuka diri, mendengarkan, menunjukkan kepedulian, kerjasama, membanding-kan dan mengelola kemarahan dan konflik; (4) Rajin-Produktif, yaitu pengenalan minat-minat, keterampilan bekerja, keterampilan belajar, keterampilan menggunakan waktu senggang; dan (5) Religi-Moral-Etika, yaitu sikap dan perilaku moral-etis dan norma-norma agama. Sedangkan Ketrampilan Sosial adalah berkaitan dengan : (1) Empati, yaitu penuh pengertian, tenggang rasa, kepedulian pada sesama; (2) Afiliasi dan resolusi konflik, yaitu komunikasi dua arah/ hubungan antar pribadi, kerjasama, penyelesaian konflik; (3) Mengembangkan kebiasaan positif, seperti tata krama/kesopanan, kemandirian, dan tanggung jawab sosial.


Daftar Pustaka:

Nurhadi, (2002). Pendekatan Kontekstual (Contextual Teaching and Learning). Jakarta: Depdiknas Dirjen Dikdasmen.

Rusman, (2010). Model-Model Pembelajaran. Bandung. Mulia Mandiri Pers.

Sagala, Syaiful. (2009). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung : Alfabeta

Sanjaya, Wina. (2009). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses